The Union Of Hypocrites

Light In the North

DSC_1610

Take a long, deep breath and imagine how this general election would have played out were the independence referendum never to have happened.

Can you feel that? The overwhelming sense of hopelessness, monotony and misery as rich white men in suits argue constantly over the microscopic changes to policy their party would make if only you would vote for them. They keep droning away while the majority of the country look on and think ‘f**k the lot of you, you utterly useless w**kers’, before eventually, reluctantly, voting for the lesser of the evils on the menu. All the while Scotland sits in the corner, quiet as a mouse, doing what it has always done and is basically ignored by just about everyone. Ah, British democracy. That’s how it should be, right?

Unfortunately- and much to the disgust of ‘proud and patriotic Scots and Brits’ everywhere – the independence referendum…

View original post 1,686 more words

Mount Everest and its people: Photographers offer prints to raise money for those affected by landslide

TED Blog

Sherpas-fund A Sherpa returns down the Khumbu Icefall. Photo: Aaron Huey

The epic beauty of Everest has long enchanted photographers Aaron Huey (watch his TED Talk), James Balog (watch his talk) and Teru Kuwayama (read more about this TED Fellow). The three now turn their lenses on the quiet heroes of the mountain, to raise money for the families and community of the 16 Sherpas killed in a landslide last week.

Huey spent last weekend pulling together the Sherpas Fund, asking Balog, Kuwayama and seven other photographers who’ve worked closely with Sherpas in the past to donate prints of them and of Everest’s breathtaking landscapes. The fund has raised $115,000 for the Sherpa community so far and will continue through Tuesday, April 29.

“I have been at a loss for what to do in these days after the Everest tragedy,” writes Huey, who got help from Outside’s…

View original post 150 more words

Uang bukan akhir dari segalaNya

        Melihat manusia begitu tergiur akan harta, mencerdaskan diri seakan banyak peluang untuk mendapat segalanya dengan berbagai cara. Apa yang mereka yakini jika banyak harta. Mungkin akan merasa mendapat segala sesuatunya jika banyak harta. Terlebih lebih uang,  dengan segala kejelasan mendapat uang.

Berbagai pekerjaan di jalani dengan segala arti
Namun tak mengerti apa yang harus didapati
Ya hanya uang uang dan uang
Rela mencerdaskan diri demi orientasi yang tanpa arti
tak memahami yang mereka dapati
Puji di lontarkan bukan kepada yang benar benar memberi segala yang dingini
Namun terlebih pada yang dihormati.
Tak peduli pada yang butuh dikasihi
hanya pemberian, oh bukan, pengHARGAan lebih tepat kepada yang memberi pemuas birahi

Uang adalah bagian dari segalaNya, tapi Uang itu bukan akhir dri segalaNya. Coba pikirkan jika uang adalah akhir dri segalaNya, mungkin tuhan harus mematok harga setiap oksigen yg dihirup, mungkin tuhan harus mematok harga setiap pemakaian bagian tubuh, karena tuhan tak hanya memberi uang, tuhan memberi bagian dari rezeki yaitu berupa uang, tapi mengapa rezeki yang begitu banyak difinisi dari tuhan hanya didefinisikan dengan uang?

Dan bagi mereka masih percaya akan kehadiran Tuhan, harus mengakui akan ke-segalaanNya, “uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang”, Pepatah yg dilontarkan bagi kaum yg tak mengerti akan arti hidup, yang khawatir besok tidak bias makan karena tak ada uang, tak mempercayai bahwa segala usaha yang diupayakan dan segala yang diberikan bukan dari kehendak tuhan.

Yang tak tahu kemana harus kembali pulang. Pikirkan kembali jika segalaNya hanya membutuhkan uang, berapa harga yg harus dibayar untuk hanya bisa melihat keindahan tumbuhan, bintang bahkan alam semesta. Karena perlu di ingat segalanya itu akan kembali pada yang benar-benar member
Hidup ini hanya sebuah penawaran, berbagai tawaran masuk ke dalam kehidupan, dan mendapat uang adalah penawaran jika penawaran itu hanya agar mendapat uang atau hanya sebuah nilai, rasanya hidup ini benar benar singkat. Tanpa cerita, yang penting dapat nilai(uang).

Parahnya lagi jika bagian dari segalaNya tak bermanfaat bagi umat manusia atau alam semesta, hanya karena diri ingin menjadi yang di akui. Pengakuan yang sifatnya tak berbagi.

Apa salahnya berfikir. jika harta tak di bawa mati itu bisa menjadi wakil dari penilaian yg sesungguhnya, jika harta yang sementara itu lebih berati jika tak hanya di kejar untuk kekayaan, kemumpunan, kesanggupan. jika yg dikejar adalah manfaat bagi umat manusia lainnya dan itu adalah bagian dari ke segalaanNya, agar semua ciptaan tuhan bisa saling membutuhkan.

Keselarasan yg lebih di ingin sang pencipta seiring pelimpahan

Yang diberikan sang pencipta terlupakan dan dilupakan

Menjarah wakil dari kebiadapan kepada yang tiada mampu keduniawian namun sanggup keakhiratan

Berpura pura, bersandiwara bak pemeran yg penuh rekayasa dan kuasa

Dilakukan tanpa menyadari bagi hak yang tertinggi.

 

My first post in here

This is my first time writing here. There are some things I should do first here.
1. Understanding of what I write here
2. The use of written media are more useful for others
3. Used as an alternative to the unspoken.

     Only 3 of the above at the beginning of this for the purpose in writing here, then there will be more astonishing developments here. Which can be widened and will be useful for other things.
     At first I couldnt act much will that I write, especially that I update on twitter. I think maybe if I  though well and will be systematically made easy to understand by others.Therefore I tried to learn to put them here, then I will share in the social media.
    I’m grateful if any reader and corrected on my writing, whether the correction in composition, language, or meaning. I will write much here, which is where the content is there more on around me or who I Think at this too.

     Maybe before I’ve made in terms of other wisdom, especially on a year ago, which I have left twitter. But twitter is actually not really cause damage, a lot of inspiration, news, fun, funny in the virtual world, and how we become followers of good and truth is good or bad deeds in the attitude toward twitter. I hopefully with all the clarity that I’m trying to write here to be more clarity.